Rabu, 26 Agustus 2015

Photo Frame for Invitation Card - 100 % Hand made, Undangan pernikahan Kami (Zia 'n Guntur)

Idenya berawal dari kebiasaan orang - orang atau diri sendiri yang biasanya membuang undangan setelah selesai dibaca, padahal di undangan biasa ada ayat-ayat alquran atau pun foto pengantin. Dari hal tersebut munculah ide membuat undangan yang bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu dan terfikirkanlah sebuah foto frame dengan dekorasi paper quilling. Undangan yang tanpa foto / ayat - ayar alquran, bahkan jika plastik dilepas dan dibuang / kartu undangan dilepas dari framenya, kartu undangan tersebut dapat diganti dengan foto sehingga menjadi frame foto untuk ukuran foto post card / 4 R. Nama / inisial pengantin pun tak ada atau sengaja tidak diberi karena untuk difilosofikan bahwa kita tak ingin diingat - ingat setelah memberikan sesuatu yang terbaik. Dan bahkan untuk sekedar promosi dari usaha kami sendiri pun tidak kami tampilkan, baik dari Crafttamorphosis ataupun dari Rumah Cinta Cik Lee. Ini dia penampakan undangan pernikahan kami.
Tampilan Tampak Punggung

Tampilan Setelah Dibungkus Plastik Bersablon Nama

Tampilan Depan dengan Sablon Nama

Saya berterimakasih pada Rumah Cinta Cik Lee karena bersama Crafttamorphosis telah mewujudkan ide gila ini. ide yang benar - benar rumit untuk diwujudkan, karena jumlah undangan yang harus dibuat adalah sejumlah 1000 undangan. Undangan dengan dekorasi paper quilling berarti harus menggulung dan merakit, mendekorasi undangannya satu per satu (100 % hand made). Berikut proses pembuatan yang dilakukan di Rumah Cinta Cik Lee di Wonosobo.
Proses Pendekorasian Frame dengan Paper Quilling

Proses Penempelan Paper Quilling Pada Photo Frame

Selesai sudah acara walimahan pernikahan kami, bantuan teman, sodara, n sahabat untuk kelancaran acara tersebut, kami sampaikan banyak terima kasih. mungkin tidak banyak yang tau, bahwa undangan yang kami bagikan dapat digunakan untuk dijadikan frame foto atau mungkin baru sebagian orang saja yang sudah tau. Saya ucapkan juga terima kasih pada teman - teman PPIC IJA (pada postingan sebelumnya) yang telah sedikit banyak membantu terealisasinya undangan berbentuk frame foto. Pada Rumah Cinta Cik Lee (wonosobo) yang telah membantu tenaga, materi dan fikiran untuk mewujudkan undangan frame foto berdekorasi paper quilling. Rumit, dan harus telaten karena quiling harus dikerjakan satu persatu.

Berikut tampilan dalam undangan yang dapat dijadikan frame foto dengan dekorasi paper quiling.





Dan ini jika kartu undangan dilepas dan dibuang, lalu dijadikan photo frame pribadi.... 


Itulah sekilas cerita hasil dari kreasi kami untuk paper quilling, semoga bermanfaat untuk teman - teman semua. 

Sabtu, 02 Mei 2015

Quilling on PPIC



Jenuh dengan rutinitas kerja, atau bosan saat sepi aktivitas kerja, kami di divisi PPIC di salah satu perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Semarang mencoba mencari kesibukan / hiburan dengan bermain Paper Quilling. Kebetulan di PPIC hanya ada 4 personil (3 Laki – laki dan 1 wanita), Mas Ricky, Mas Farit, Mbak  Yuli dan saya (Guntur). Mbak Yuli kebetulan merupakan penggiat / aktivis kegiatan ibu – ibu dawis dan PKK di lingkungannya, sehingga haus akan kegiatan / peluang usaha untuk dibagi dengan ibu – ibu di lingkungan tempat tinggalnya. Mas Ricky, merupakan laki – laki yang sayang sekali dengan pacarnya (Tutut namanya), apapun bakal dia lakukan untuk menyenangkan pacarnya, dan takut bila pacarnya marah dan mas Farit yang merupakan pengusaha parfum dan LPG melon. Hehehe… sekilas saja tentang profil mereka.

Singkat cerita, atas permintaan mbak Yuli untuk sharing membuat kerajinan tangan aksesoris dengan teknik quilling berbahan kertas, agar bisa membaginya dikemudian hari ke ibu – ibu PKK / Dawis dilingkungannya,  maka disela – sela waktu longgar kami, kami coba isi dengan bermain strip – strip kertas untuk digulung.
 
Strip kertas dan lem, siap bermain quilling

mbak Yuli mulai berkreasi

Dimulai dari bentuk – bentuk dasar, sederhana dan mudah, kami pun memulai mengisi waktu longgar kami. Dan ini hasil latihan kami. Berimajinasi dan membuat kreasi – kreasi sambil mencari / browsing bentuk – bentuk dari internet adalah yang kami lakukan. Bisa dibayangkan, kerja sambil bermain quilling, meja kerja kami jadi berantakan, dan beginilah suasananya.
 
Mbak Yuli sedang membuat pola dengan bantuan sisir
Mbak Yuli membuat bentuk dasar dengan bantuan penggaris mal lingkaran

mas Ricky dan mas Farit (ngumpet ga mau difoto)

Mbak Yuli mendekor frame foto dengan quilling


Berikut hasil – hasil karya dari mbak Yuli,
kupu - kupu hasil quilling mbak Yuli

Bunga quilling hasil mbak Yuli

browsing bentuk - bentuk quilling
setengah jadi hasil mbak Yuli dekorasi quilling untuk frame foto

setengah jadi dekorasi quilling untuk frame foto

Hasil – hasil dari mas Ricky, mz Ricky membuat pentuk cincin untuk diberkian ke pacarnya dan khusus.
Cincin quilling hasil maz Ricky untuk mbak Tutut

Diam – diam maz Farit dengan pacarnya mbak Fey, ternyata mencoba sendiri dirumah. Dan mas Farit mengajari pacarnya untuk membuat dan bermain quilling. Dan berikut foto kiriman dari maz Farit hasil dari kreasi mbak Fey.
karya quilling mbak Fey dan maz Farit

kupu - kupu hasil quilling mbak Fey dan maz Farit

Bagus bukan? Tak tampak kalau hasil – hasil diatas adalah kami para pemula yang membuatnya. 
Crafttamorphosis senang berbagi mengenai teknik quiling agar lebih banyak orang mengenal quilling dan juga agar ke depan tidak kualahan saat menerima orderan, dan kami membuka peluang untuk hal tersebut. 

Kamis, 30 April 2015

Repost From Radar Pekalongan Online

PC IPPNU Kabupaten Kendal Gelar Pelatihan ‘Paper Quilling’


PC IPPNU Gelar Pelatihan Paper Quilling
GELAR – PC IPPNU Kendal gelar pelatihan kewirausahaan paper quilling bagi anggota IPPNU.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN

KENDAL – Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Kendal menggelar pelatihan kewirausahaan bagi seluruh anggota IPPNU yang dipusatkan di komplek gedung NU Kendal, tepatnya berada di Jalan Raya Soekarno-Hatta Kendal, kemarin. Tujuan pelatihan ini adalah untuk membekali para anggota supaya bisa mandiri secara ekonomi sehingga bisa mengurangi angka tingkat kemiskinan di Kabupaten Kendal. Pelatihan kewirausahaan berupa “paper quiling” atau seni menggulung kertas tersebut mendatangkan tutor pelatihan paper quilling asal Semarang, Guntur Artanto.

Di sela-sela pelatihan, tutor pelatihan paper quiling, Guntur Artanto, kepada Radar Pekalongan, mengatakan, paper quilling merupakan seni menggulung kertas pertama kali populer di Eropa sejak abad ke 17. Pada awal abad 20 paper quilling ini masuk ke Indonesia. Meski pelan tapi pasti, paper quiling ini mulai menarik minat para pecinta craft di tanah air.
“Bahan dan alat yang diperlukan dalam membuat paper quilling ini adalah kertas (agak tebal), jarum, lem, shredder (pemotong kertas), penggaris, sisir. Dan paper quilling ini tidak membutuhkan biaya besar, hanya ketekunan dan ketrampilan saja,” katanya.

Ketua PC IPPNU Ida Nurcholifah mengatakan, usaha paper quilling ini masih cukup terbuka lebar, dan melalui pelatihan tersebut, harapanya akan melahirkan usahawan muda dalam paper quilling ini.
“Mari rekanita IPPNU bisa menangkap peluang ini dengan baik. Saya berharap, pelatihan ini dapat memberikan manfaat dan setelah ini ada follow up nya,” katanya. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan – Widodo Lukito

sumber : http://www.radarpekalonganonline.com/73786/pc-ippnu-kabupaten-kendal-gelar-pelatihan-paper-quilling/  

Alhamdulillah dapat termuat dalam harian Radar Pekalongan untuk liputan Kendal.